Panning Merupakan Jenis Pergerakan Kamera yang Digunakan Untuk

Diposting pada

Panning merupakan jenis pergerakan kamera yang digunakan untuk. Panning adalah pengembangan kamera yang merata saat merekam objek bergerak, sementara melakukan prosedur ini menyiratkan bahwa Anda menggerakkan kamera dalam keadaan selaras dengan subjek, bingung?

Pada kenyataannya tidak begitu merepotkan seperti yang Anda dengar. Cobalah menggelengkan kepala seperti ketika Anda mengatakan “Tidak”!, memang, tetapi lakukan hanya sebagian besar, seperti melihat harimau lewat di depan Anda.

Kamera Anda harus mengikuti perkembangan subjek untuk melakukan prosedur panning, dan tentunya kecepatan dan heading harus dilakukan sesempurna yang diharapkan.

panning merupakan jenis pergerakan kamera yang digunakan untuk image
panning merupakan jenis pergerakan kamera yang digunakan untuk

Panning dapat mengatasi atau menunjukkan perkembangan, membuat sensasi perkembangan dan kecepatan tanpa mengaburkan subjek seperti halnya dengan metode Kecepatan Rana Lambat.

Perhatikan model di bawah ini, di mana gambar utama adalah contoh panning, perhatikan bahwa subjek benar-benar terasa jernih dan tajam, tetapi bagian luarnya berkabut dan menunjukkan perkembangan subjek utama. Gambar ini dapat dibuat dengan menggunakan prosedur Panning.

Pada kesempatan yang lalu kami telah menulis tentang apa yang dimaksud dengan iso kamera, kamera yang paling bagus untuk selfie, dan cara membersihkan kamera depan hp yang berembun.

Lalu ada juga hal menarik seputar cara membersihkan kamera hp yang berembun, cara mengatasi kamera yang tidak bisa memotret, kamera kecil yang diletakkan di atas monitor, dan cara membersihkan kamera depan hp yang buram.

Sekarang periksa gambar berikutnya. Gambar ini merupakan ilustrasi dari Slow Shutter Speed ​​atau strategi Slow Shutter Speed. Panning juga menggunakan kecepatan bayangan yang lambat namun tanpa menggerakkan atau memutar kamera. Semua komponen dalam foto terlihat berkabut, hal ini dikarenakan posisi kamera yang statis.

Panning membutuhkan tangan yang konsisten, dan jelas kecepatan bayangan yang lamban – kecepatan layar yang diperlukan benar-benar bergantung pada kecepatan subjek yang sebenarnya, namun biasanya 1/200 atau lebih lambat.

Gunakan 1/200 jika subjek bergerak cukup cepat, seperti di kendaraan yang bergerak cepat, atau di sirkuit balap, atau Anda sebenarnya bisa menggunakan 1/40 detik pada satu orang berlari.

Ingatlah bahwa semakin cepat kecepatan layar, semakin mudah untuk menghadirkan subjek yang tajam dan terlibat – saat mengambil strategi panning, jangan gunakan kecepatan bayangan yang terlalu lamban, gunakan beberapa gerakan hingga cukup lamban.

Pastikan bagian subjek yang tersisa berada di bagian casing yang serupa saat memotret. Ini dapat menjamin bagian subjek yang tersisa tajam.

Ingat juga bahwa semakin cepat subjek bergerak, semakin merepotkan prosedur panning. Poin ini terhubung dengan no: 3 di mana sulit untuk menjaga subjek pada bagian tepi yang sama saat memotret, jika subjek bergerak lebih cepat dari yang Anda dapat tetap waspadai pada kamera.

Jadi untuk latihan, cari mata pelajaran yang gerakannya agak lambat, dan setelah itu cari mata pelajaran lain yang perkembangannya lebih cepat.

Fotografi merupakan suatu kegiatan yang sampai saat ini sangat terkenal di kalangan lulusan perguruan tinggi baru-baru ini. Karena peminatnya yang semakin meningkat, istilah fotografi sendiri semakin banyak diteliti.

Percakapan tentang jenis dan metode gerakan ini selalu menjadi tema yang hangat dan menarik, terutama bagi Anda yang tertarik untuk belajar fotografi.

Untuk mempelajarinya, tentunya Anda perlu mengetahui macam-macam dan tata caranya dengan baik. Seperti itu, Anda dapat mengetahuinya dan melatih informasi baru Anda saat mengambil foto secara langsung nanti.

Dalam artikel ini, akan ada dua percakapan pokok, khususnya mengenai jenis dan prosedur pengambilan foto ini.

Jenis fotografi editorial adalah jenis utama yang harus Anda ketahui. Untuk memiliki pilihan untuk terjun ke dalam jenis ini, seorang fotografer tidak harus secara resmi mengambil kurikulum khusus tentang fotografi. Kebanyakan pengambil gambar, jelas, dapat melakukan pelaporan, dua spesialis dan pemula.

Namun, banyak seniman fotografi pemula tidak bisa masuk ke jenis ini. Mengapa? Tanggapannya sangat lugas. Hal ini karena tanda pemberitaan itu sendiri adalah realitas dari peristiwa yang terjadi. Memang, seorang fotografer yang masih pemula, akan merasa sulit untuk mengikutinya.

Berbeda dengan orang yang masih pemula, seorang seniman fotografi spesialis akan sangat mampu mewujudkannya. Dengan banyak keterlibatan dan informasi, seorang fotografer spesialis dapat dengan mudah terjun ke dalam jenis pelaporan ini.

Jenis fotografi kedua adalah naratif. Narasi adalah semacam pengambilan foto yang seperti liputan berita di masa lalu. Hal ini membuat beberapa individu sulit untuk mengenali narasi dan liputan berita.

Seorang pengambil gambar harus bisa foto artikel bergerak.

Terutama dengan asumsi Anda berfungsi sebagai seniman fotografi game yang perlu memotret pesaing cepat dalam persaingan. Misalnya, sepak bola, balap mobil, pacuan kuda, dan berbagai kontes.

Memotret subjek yang bergerak memang sulit, tetapi tentu saja semua hal dapat dipertimbangkan.

Anda bisa menjadi akrab dengan strategi panning.

Apa strategi panningnya?

Apa standar dan bagaimana melakukan prosedur panning?

Apa itu metode panning?

Strategi panning adalah prosedur fotografi yang mengharapkan untuk mendapatkan gambar yang tampak seolah-olah gerakannya dibekukan.

Gambar berikutnya berpusat di sekitar artikel bergerak, sementara fondasi gambar terlihat berkabut.

Prosedur ini biasanya digunakan oleh seniman fotografi olahraga untuk memotret pesaing saat bergerak dalam permainan.

Selain itu, cara ini juga bisa digunakan untuk memotret makhluk cepat, seperti burung terbang, harimau berlari, dan berbagai makhluk lainnya.

Sebelum Anda melakukan apa-apa lagi, Anda harus mengatur tombol Mode kamera Anda ke Shutter Priority Tv atau S. Ini memungkinkan Anda untuk mengatur kecepatan bayangan tanpa masalah.

Ini karena strategi panning terkait dengan memilih kecepatan layar yang tepat.

Mode ini juga akan sangat berharga saat memotret dalam kondisi pencahayaan yang berbeda.

Dengan asumsi bahwa Anda memotret kendaraan atau pengendara sepeda yang bergerak melalui bayangan, Shutter Priority akan menangani keterbukaan sambil menjaga kecepatan layar tetap stabil.

Dampak panning sangat tergantung pada ukuran kecepatan layar.

Agar item Anda tetap tajam dan alas bedaknya kabur, Anda harus memilih kecepatan bayangan Anda dengan hati-hati dan sesuai.

Kecepatan layar yang harus Anda pilih bergantung pada kecepatan pergerakan artikel dan kecepatan umum item ke kamera.

Kecepatan layar yang ideal adalah antara 1/30 hingga 1/60.

Jika Anda memiliki keinginan untuk menembak sprinter, Anda dapat mencoba memanfaatkan kecepatan layar 1/30s.

Jika Anda ingin memotret kendaraan yang melaju tidak terlalu jauh, coba gunakan kecepatan layar 1/60s.

Maksud dari setting shade speed adalah pada titik dimana tulisan terlihat kurang tajam, maka pada titik tersebut anda perlu mempercepatnya.

Namun, jika fondasinya tidak terlalu kabur, Anda harus menurunkan kecepatan layar.

Anda bisa mendapatkan kecepatan layar yang tepat saat Anda terus melatih strategi panning.

Jika Anda memiliki keinginan untuk membuat fotografi panning yang indah, Anda harus menggerakkan kamera Anda seperti yang ditunjukkan oleh pengembangan artikel.

Memang, Anda dapat menggunakan mode tengah otomatis atau mode tengah manual untuk membantu Anda saat mengatur kamera untuk mengikuti artikel bergerak.

Untuk amatir, Anda harus mengatur kamera dalam mode tengah otomatis.

Kemudian Anda dapat mengatur mode penyesuaian diri ke AF-C (kamera Nikon) atau Al Selvo (kamera Canon).

Untuk seniman fotografi yang mahir, Anda dapat dengan cepat menggunakan mode tengah manual saat mengambil gambar.

Sebagai orang yang gemar belajar fotografi individu, tentunya Anda perlu mengetahui kontras antara kedua jenis ini, bukan? Memang, perbedaan yang sebenarnya adalah bagian yang sulit sehingga Anda bisa melihatnya. Hal ini karena perbedaan antara keduanya terletak pada motivasi mereka.

Narasi berarti melaporkan peristiwa atau peristiwa yang dapat diverifikasi yang biasanya merupakan peristiwa politik. Sedangkan reportase hanya mengambil foto-foto yang menjadi perhatian pada kesempatan itu.

Jenis narasi itu sendiri juga biasanya sebagai rangkaian peristiwa yang terdiri dari beberapa foto.

Jenis berikut adalah skala penuh. Skala besar adalah jenis yang bidikannya berpusat di sekitar kehalusan kecil dalam suatu item. Dengan cara ini Anda ingin perangkat keras dengan kapasitas untuk fokus pada detail kecil pada suatu item. Pada kamera, kapasitas ini biasanya disebut mode skala penuh.

Untuk itulah tipe ini biasanya membutuhkan kamera dengan harga yang cukup mahal. Kemampuan untuk menangkap seluk-beluk kecil suatu item dengan jelas, tidak mungkin dilakukan oleh kamera mana pun. Hanya kamera dengan detail tertentu yang dapat melakukan ini.

Jenis skala penuh itu sendiri berpusat di sekitar keindahan segala sesuatu tentang artikel. Item yang biasa digunakan untuk jenis ini adalah tetesan air, bunga, dan serangga.

Strategi fotografi utama adalah zooming. Zooming adalah strategi yang menyoroti item utama dan bintik-bintik kabur atau bintik-bintik berkabut di belakangnya. Metode ini berencana untuk membangun hubungan yang kuat dengan objek utama sehingga ketika produk akhir akan lebih menonjolkan item fundamental.

Zooming adalah metode yang sebagian besar sangat terkenal di kalangan individu. Ini karena Anda pasti dapat menggunakannya. Untuk pengaturan kamera saat menggunakan strategi ini, atur kecepatan bayangan dalam cakupan 1/30 detik.

Kemudian, pada saat itu, Anda juga dapat menggunakan mount untuk mendapatkan hasil yang stabil dan tidak berkabut.

Panning adalah prosedur fotografi berikut yang juga harus Anda perhatikan. Prosedur ini umumnya digunakan untuk mengambil foto benda bergerak. Model, misalnya, kapal penjelajah, kendaraan, individu yang berlari, dll.

Prosedur panning akan menghasilkan foto yang menggarisbawahi objek utama dan membuat perasaan seolah-olah bergerak di belakang layar. Untuk melakukan strategi ini, Anda harus cukup mampu. Karena untuk mengambilnya sendiri, Anda membutuhkan tenaga.

Kamu perlu mengikuti perkembangan item untuk memiliki opsi melakukan strategi yang satu ini. Pastikan kecepatan Anda setara dengan artikel bergerak. Ingatlah untuk mengatur kecepatan layar kamera Anda dalam lingkup 8-60 untuk hasil terbaik.

Strategi berikut adalah pembekuan. Istilah pembekuan dalam fotografi sebenarnya seperti panning pada poin sebelumnya. Yang penting ada di belakang layar. Dalam strategi panning, fondasi akan menjadi kabur dan memberikan perasaan bahwa artikel fundamental bergerak dengan cepat.

Sama sekali tidak seperti strategi panning, metode pembekuan ini akan membuat fondasi terlihat jelas. Bagaimanapun, item utama tampaknya telah berhenti bergerak. Ini membuat prosedur pembekuan lebih sesuai untuk diterapkan pada objek yang bergerak di udara seperti memantul, misalnya.

Strategi fotografi berikut adalah metode skala besar. Skala besar adalah metode yang memanfaatkan jarak terdekat untuk mendapatkan seluk-beluk dari artikel utama. Strategi ini berpusat pada keindahan seluk-beluk artikel.

Prosedur ini biasanya digunakan untuk mengirimkan foto dengan jenis makro yang telah ada dalam percakapan sebelumnya.

Pada akhirnya adalah prosedur garis besar. Anda pasti sudah sering mendengar istilah outline dalam ranah fotografi, bukan? Istilah outline dalam proses pembuatan foto ini sebenarnya merupakan hasil yang merupakan efek lanjutan dari kontras antara kesan cahaya dari bahan dasar di bagian depan dan alas di bagian belakang.

Kemudian metode garis besar itu sendiri sekarang dapat ditemukan dengan mudah. Namun, untuk memiliki pilihan untuk melakukan ini, Anda harus fokus pada kepribadian cahaya. Mulai dari kursus, kekuatan, dll, Anda perlu memberikan pertimbangan yang cermat.

Pada dasarnya, prosedur garis besar ini memiliki persyaratan yang jelas bahwa item utama harus benar-benar gelap. Seharusnya tidak ada emisi cahaya yang mengenai objek utama. Dengan berfokus pada semua itu, Anda bisa mendapatkan hasil outline paling ekstrim.

Untuk tujuan ini dibutuhkan pengambil gambar yang dapat diandalkan untuk memiliki pilihan untuk memberikan garis besar yang ideal. Namun, Anda juga bisa mencoba strategi yang satu ini meski masih dalam tahap belajar fotografi.

Beberapa hal terkait dengan panning merupakan jenis pergerakan kamera yang digunakan untuk akan membuat kita lebih paham tentang fotografi.

2 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.